Mahasiswa Semester V Prodi Geografi FISH Unima Ikuti Kuliah Lapangan Geografi Pariwisata di Kota Tomohon

Tomohon, 15 Desember 2025 — Mahasiswa Semester V Program Studi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Manado (UNIMA), melaksanakan kuliah lapangan mata kuliah Geografi Pariwisata pada Senin (15/12). Kegiatan ini dilaksanakan di dua destinasi wisata di Kota Tomohon, yaitu Wisata Hutan Pinus Tomohon dan Danau Linow, sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lapangan.

Kuliah lapangan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang diampu oleh dosen pengampu, Dr. Jolanda Kaihatu, M.Si., dengan tujuan memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai potensi pariwisata alam serta keterkaitannya dengan aspek keruangan, lingkungan, dan sosial budaya.

Di Wisata Hutan Pinus Tomohon, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap karakteristik fisik kawasan, pola pemanfaatan ruang wisata, serta peran vegetasi pinus dalam mendukung daya tarik wisata alam dan keberlanjutan lingkungan. Kegiatan pengamatan difokuskan pada hubungan antara kondisi fisik wilayah dan pengelolaan kawasan wisata.

Kegiatan kuliah lapangan Geografi Pariwisata mahasiswa Prodi Geografi FISH Unima

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di Danau Linow, salah satu destinasi wisata vulkanik di Sulawesi Utara. Di lokasi ini, mahasiswa mempelajari keunikan bentang alam danau, dinamika pemanfaatan kawasan wisata, serta peluang dan tantangan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Diskusi lapangan dilakukan untuk mengkaji interaksi antara aktivitas wisata, pelestarian lingkungan, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar.

Dalam arahannya, Dr. Jolanda Kaihatu, M.Si. menyampaikan bahwa kuliah lapangan merupakan sarana penting untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di kelas dengan kondisi nyata di lapangan, sehingga mahasiswa mampu menganalisis potensi dan permasalahan pariwisata secara komprehensif dari sudut pandang geografi. Melalui kegiatan kuliah lapangan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih aplikatif mengenai konsep geografi pariwisata dan perencanaan wilayah, serta mampu menerapkannya dalam konteks pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *