Tondano, 26 Mei 2026 — Program Studi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Manado (Unima), menyelenggarakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Terpadu yang berlangsung di kawasan Danau Tondano. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran lintas angkatan yang mengintegrasikan beberapa mata kuliah sekaligus, mencerminkan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lapangan yang menjadi ciri khas Prodi Geografi Unima.
KKL Terpadu ini diikuti oleh mahasiswa dari tiga jenjang semester dengan mata kuliah yang berbeda. Mahasiswa semester 2 melaksanakan kegiatan dalam kerangka mata kuliah Geografi Ekonomi dan Industri, mengamati aktivitas ekonomi masyarakat serta potensi industri yang berkembang di sekitar kawasan danau. Mahasiswa semester 4 mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari mata kuliah KKL itu sendiri, sementara mahasiswa semester 6 melakukan pengamatan lapangan untuk mata kuliah Erosi dan Konservasi Lahan serta Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), dengan fokus pada kondisi lahan, tingkat erosi, dan upaya konservasi di wilayah tangkapan air Danau Tondano.
Mahasiswa melakukan pengamatan kondisi fisik dan sosial-ekonomi di kawasan Danau Tondano, termasuk budidaya nilam dan aktivitas keramba masyarakat sekitar.
Pemilihan Danau Tondano sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu danau vulkanik terbesar di Sulawesi Utara sekaligus sumber utama daerah aliran sungai yang menopang kehidupan masyarakat sekitarnya, kawasan ini menawarkan objek kajian yang kaya, mulai dari dinamika sosial-ekonomi masyarakat pesisir danau, karakteristik bentang lahan, hingga permasalahan lingkungan seperti sedimentasi dan degradasi lahan di daerah tangkapan air.
Kegiatan lapangan ini didampingi langsung oleh dosen pengampu masing-masing mata kuliah bersama Koordinator Program Studi Geografi, yang turut memastikan kegiatan berjalan sesuai capaian pembelajaran yang ditetapkan. Pendampingan intensif ini memungkinkan mahasiswa tidak hanya mengamati kondisi lapangan, tetapi juga mendapatkan bimbingan langsung dalam menginterpretasikan fenomena geografis yang mereka temui, menjembatani teori yang diperoleh di ruang kelas dengan realitas di lapangan.
Foto bersama mahasiswa dan dosen pendamping pada KKL Terpadu di kawasan Danau Tondano.
Melalui KKL Terpadu ini, Prodi Geografi Unima berupaya membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis keruangan yang komprehensif, sekaligus menumbuhkan kepekaan terhadap isu-isu lingkungan dan sosial-ekonomi di wilayah Danau Tondano. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus menjadi bagian dari kurikulum unggulan yang memperkuat kompetensi lulusan Geografi Unima di bidang kajian lingkungan dan kewilayahan.
